Do'a Menghadapi Ujian Nasional

Bagi kalian yang sedang atau akan menghadapi Ujian Nasional. Saya akan membagikan informasi mengenai do'a untuk menghadapinya.

 Berikut adalah tips dan do'a untuk menghadapi Ujian Nasional :
Tips pertama :
1. Setelah Shalat maghrib kita dan kedua orangtua kita membaca surat Al-Ikhlas sebanyak banyaknya.
2. Sebelum berangkat ujian kita meminta maaf dan meminta doa restu kepada kedua orangtua kita dan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak banyaknya.
3. Saat Ujian baca surat Al- Fatihah 1x yang ditunjukan kepada guru mata pelajaran/pengawas ruang.

Ada juga do'a lain yg bisa kalian baca, berikut tips dan do'anya :
1. Membaca Al-Fatihah , Istighfar , Al-Ikhlas, An-Nas, Al-Falaq dan Ayat Kursi,
2. Doa ketika menghadapi Ujian : Allahummaj'allumi wal imtihanaati minannasihiina
"Ya Allah jadikanlah belajar & ujianku berada dalam keberhasilan. "

dan saat belajar juga dianjurkan membaca :

Bismillah, Allaahumma ‘allimnii bimaa yanfa’unii wanfa’nii bimaa ‘allamtanii innaka antal ‘aliimulkhabiiru
“Ya Allah, ajarilah aku akan segala hal yang bermanfaat bagiku dan berilah manfaat semua pengetahuan yang telah aku pelajari. Sungguh Engkau Zat Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana ”

Selain berdo'a kita juga harus selalu berusaha. Jangan takut dengan UN. Karena jika kita berdo'a memohon kepada Allah S.W.T maka Allah pasti akan menolong kita. Salam sukses.
Semoga pembaca, maupun siswa/i yang sedang atau akan menghadapi ujian diberi kemudahan dalam mengerjakan soal demi soal. Alhasil akan mendapat nilai yang dapat membuat orang tua tersenyum bangga. Amin Allahumma Amin.

Jangan Sembarangan Menuliskan Lafadz Allah

Hakikat tulisan bahasa sebenarnya adalah teknik mensimbolkan bunyi-bunyi bahasa yang memiliki makna. Tulisan dibuat agar gagasan/ide yang dikandung bahasa yang diucapkan secara lisan bisa didokumentasikan dan ditransfer lintas generasi  Tulisan adalah jenis kesepakatan komunitas, karena itu bentuk-bentuk tulisan dalam berbagai peradaban bisa berbeda-beda. Tulisan Arab  berbeda dengan Cina, India, Jawa, Eropa, dst.
Islam sendiri tidak pernah memerintahkan jenis tulisan tertentu yang mengikat kaum Muslimin agar tulisan tersebut dipakai ketika menulis. Tidak ada dalil dalam Al-Quran maupun As-Sunnah yang mewajibkan seorang Muslim terikat dengan tulisan tertentu. Tulisan Arab pun tidak lebih adalah uslub (teknik) mensimbolkan bunyi-bunyi bahasa Arab  yang memiliki makna yang merupakan hasil peradaban. Taqrir (sikap diam) Nabi terhadap tulisan Arab  adalah taqrir terhadap Uslub penulisan, bukan Taqrir untuk mewajibkan kaum Muslimin untuk memakai tulisan Arab  ketika mengungkapkan
bahasa. Nabi sendiri pernah memerintahkan kepada Zaid bin Tsabit untuk mempelajari tulisan Yahudi.
عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ قَالَ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَتَعَلَّمَ السُّرْيَانِيَّةَ

“Dari Zaid bin Tsabit beliau berkata; Rasulullah SAW memerintahkan kepadaku untuk belajar Assuryaniyyah (tulisan yahudi)”
 (HR. Attirmidzi)
Karena itu setiap Muslim tidak terikat untuk memakai tulisan Arab  dalam tulisan mereka, baik bahasa yang diungkapkan adalah bahasa Arab  maupun bahasa lokal (kecuali tulisan Al-Quran). Tiap-tiap Muslim boleh memakai tulisan apapun yang disepakati komunitas selama tidak mengandung mafhum (pemahaman) yang bertentangan dengan Islam. Jadi, boleh hukumnya menulis dengan tulisan Arab, Latin, India, Jawa, Cina, dll karena semua itu hanyalah teknik mengungkapkan/simbolisasi bunyi-bunyi bahasa.
Kata “4JJI” sendiri secara fakta digunakan oleh sebagian orang sebagai bentuk “kreasi” penulisan dalam SMS yang kemudian berkembang secara meluas. Penulisan tersebut sebenarnya adalah bentuk “keterpaksaan” ketika HP tidak mendukung font Arab, atau sebuah kesengajaan sebagai suatu karya seni. Belum bisa dipastikan siapa yang pertama kali membuat kreasi ini, meskipun desas-desusnya kreator tulisan ini adalah para aktivis pergerakan (harokiyyun).
Tidak bisa dikatakan bahwa lafadz “4JJI” dalam bahasa Indonesia tidak bermakna apa-apa, karena lafadz “4JJI” jika dibaca bunyinya “Empat-Je-je-El” bukan berbunyi الله /Allah. Tidak bisa dikatakan demikian. Karena tulisan adalah simbol-simbol bunyi bahasa yang bersifat ekslusif dan dimaknai berdasarkan kesepakatan komunitas, bukan orang yang diluar komunitas. Jika satu komunitas sepakat memaknai lafadz “i2” dengan makna “itu”, lafadz “s7” dengan makna “setuju”, lafadz “t4” dengan makna “tempat”, maka tidak ada hak bagi komunitas lain menyalahkan istilah tersebut. Karena istilah adalah alat komunikasi, dan komunikasi yang diperhatikan adalah unsur kesepahaman bersama.
Secara fakta, ada tulisan yang bentuknya sama tetapi dibunyikan dengan cara berbeda oleh komunitas yang berbeda sebagaimana ada tulisan yang sama dibunyikan dan diartikan secara berbeda oleh komunitas yang berbeda. Huruf “W” misalnya, dibunyikan orang Indonesia dengan bunyi “we”, sementara orang Inggris membacanya “dabelyuw”. Kata “alone” dibunyikan orang Inggris dengan cara mereka dan diartikan “sendirian”, sementara bagi orang Jawa kata tersebut bermakna “alangkah pelannya”. Jadi tidak cukup bahwa fakta kata “4JJI” tidak bisa dibaca Allah dalam bahasa Indonesia untuk melarang atau mengharamkan penggunaan kata tersebut. Tulisan adalah kesepakatan, sementara kata “4JJI” sudah dimaklumi bahwa kata ini berusaha meniru tulisan Arab  secara artistik untuk menggantikan lafadz الله.
Adapun klaim bahwa lafadz “4JJI” adalah singkatan dari “For Judas, Jesus, And Isa” maka ini adalah klaim yang belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Belum ada studi yang lebih bertanggung jawab yang menganalisis berdasarkan kajian linguistik, sosial, budaya, antropologi, dan peradaban untuk membuktikan bahwa kata tersebut memang singkatannya demikian. Kreasi singkatan bisa saja liar. Kata “4JJI” mungkin juga dianggap singkatan dari “For Joko, Johan, and Indri’, atau “for Juminten Jijik Ih”, “For Dajjal” atau “For Jabbar (Yang Maha Perkasa, Jalil (yang maha Agung ) and Islam”. Melarang lafadz “4JJI” dengan alasan singkatan itu lebih terkesan paranoid dan mirip orang yang mengatakan “jangan beli laptop merek ACER karena ACER itu singkatan dari Agak Cepat Rusak”.
Namun terkait lafadz Allah, hendaknya seorang Muslim berhati-hati. Mengangungkan lafadz Allah adalah wajib. Islam mengharamkan segala sesuatu yang mengantarkan penghinaan/pelecehan terhadap lafadz Allah. Oleh karena itu, jika penggunaan lafadz “4JJI” secara fakta bisa dibuktikan merendahkan lafadz Allah, maka hendaknya seorang Muslim menghindarinya. Allah berfirman:
وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ} [الأنعام: 108[
Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki.
Yang semakna dengan ini adalah larangan mencaci orangtua orang lain yang menyebabkan orang lain mencaci orang tua kita:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَكْبَرِ الْكَبَائِرِ أَنْ يَلْعَنَ الرَّجُلُ وَالِدَيْهِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ يَلْعَنُ الرَّجُلُ وَالِدَيْهِ قَالَ يَسُبُّ الرَّجُلُ أَبَا الرَّجُلِ فَيَسُبُّ أَبَاهُ وَيَسُبُّ أُمَّهُ
“Dari Abdulllah bin ‘Amr beliau berkata; Rasulullah SAW bersabda: termasuk dosa yang paling besar adalah seseorang melaknat kedua orangtuanya. Beliau ditanya; wahai Rasulullah, bagaimana (mungkin) seseorang melaknat kedua orangtuanya?. Beliau menjawab; seseorang mencaci ayah orang lain maka orang lain tersebut mencaci ayah pencaci dan ibunya” (HR. Bukhari) 
Atas dasar ini, menulis lafadz Allah dengan kata “4JJI” hukumnya mubah kecuali bisa dibuktikan secara fakta bahwa penggunaan kata tersebut berakibat merendahkan lafadz Allah atau bisa dibuktikan mengandung pemahaman Kufur. Wallahua’lam.
Keyword:: "Artikel islam, inspirasi Islam, Muslim, motivasi islami, Lafadz Allah"Sumber:Suara Islam

Do'a untuk orang yang sedang mencari jodoh

Assalamu'alaikum Wr. Wb..

Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk menulis dan membaca posting kali ini. Sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad S.A.W semoga pada hari akhir nanti kita mendapatkan syafa'atnya. Amin.

Pada posting kali ini saya akan menuliskan tentang beberapa do'a untuk yang sedang menunggu jodoh tiba. Berikut adalah do'a yang bersumber dari Al-Qur'an :
1. "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri" (QS Al-Anbiyaa' [21]:89)
2. "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa"Al-Furqan [25]:74


3.  (Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh" (Asy-Syu'araa' [26]:83)
4. (Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (Al-Kahfi [18]10)


Jangan hanya berdo'a saja, akan tetapi kita juga harus berusaha. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb..

Keutamaan membaca Rattib

Assalamu'alaikum Wr. Wb..
Alhamdulillahirrabil alamin kita masih diberi kesempatan untuk menulis dan membaca posting kali ini. Kali ini saya akan sedikit memberi informasi mengenai Keutamaan Membaca Rattib. Sholawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Sayyidina Al-Musthofa Muhammad S.A.W, dan kepada keluarganya, para sahabatnya, dan Insya Allah kita juga akan mendapatkan syafa'atnya di hari akhir nanti. Amin.



Ini adalah tausiyah dari Al-Habib Munzir Al-Musawa pada hari Sabtu tanggal 22 Januari 2011 jam 21.30 WIB. Saya selaku penulis mohon maaf sebeumnya jika ada kesalahan dalam mengetik postingan ini, karena kesalahan adalah milik kita sebagai pendosa yang zina dan kebearan hanya dimiliki oleh Allah S.W.T.

Saya (Munzir) mengisahkan :
"Saat saya masih belajar di Tarim Hadramaut, ada seorang ulama yang lembut hatinya yaitu Al-Habib Syech Al-Kaff. Beliau adalah seorang saudagar kaya di masanya. Walaupun beliau kaya, Beliau tetap ber-Tawadu dan selalu merendah dan tak lupa mengeluarkan zakat untuk hartanya setiap hari, dan selain itu Beliau pun juga sering membaca Rattib setiap pagi dan sore juga mengamalkan suatu zikir dari ratib al-haddad yaitu : "Kami rela Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai agama kami, dan Muhammad sebagai Nabi kami"
Suatu hari Habib Syech Al-Kaff membeli gula dari Singapore lalu ada seorang kusir yang memberikan telegram kepada beliau, isi telegram tersebut adalah "KAPAL YANG MEMBAWA GULA ANDA TENGGELAM DIMAKAN OMBAK" lalu beliau tersenyum mendengar berita itu dan berkata "KAPAL YANG MEMBAWA GULA-GULA KU TIDAK TENGGELAM, ITU KAPAL YANG TENGGELAM ADALAH KAPAL LAINNYA" dan kusir itu tertawa sembari berkata "MANA MUNGKIN PAK, SAYA SENDIRI SUDAH MENINJAUNYA LANGSUNG DAN BAPAK MASIH TIDAK PERCAYA" lalu Habib Syech Al-Kaff berkata "LIHAT SAJA SETELAH 2 MINGGU, KAPAL YANG MEMBAWA GULA GULA KU MERAPAT DI PELABUHAN"

Setelah dua minggu, bener apa yang di katakan Habib Syech Al-Kaff bahwa kapal yang membawa gulanya tidak apa apa dan tidak tenggelam, semuanya selamat, dan kusir itu kaget dan berkata "KENAPA BISA SEPERTI INI?? APA YANG BAPAK AMALKAN??" lalu Habib Syech Al-Kaff menjawab "SAYA SUDAH MENGELUARKAN ZAKAT MAL SAYA SETIAP HARI DAN SERING BERDZIKIR DI SORE DAN PAGI HARI YAITU MEMBACA RATTIB, MAKANYA SAYA TENANG DAN TIDAK GELISAH SEMUANYA ADALAH MILIK ALLAH. SAYA KAMU DAN SEMUA CIPTAANNYA INI MILIKNYA DAN KAPANPUN BOLEH IA AMBIL, YANG PENTING KITA PUNYA BEKAL UNTUK MENGHADAPNYA DAN SELALU BERSYUKUR KEPADANYA" dan kusir itupun menangis dan kembali ke jalan yang benar.

Subhanallah ini adalah kisah yang membuat kita akan selalu dekat kepada-Nya dengan lebih banyak berdzikir kepada-Nya dan dari kisah ulama yang berserah diri kepada Allah dengan zakat dan selalu membaca rattib diperjelas dengan sedikit saya ambil dari Rattibul Haddad karangan Izzatul Islam Alimam Abdullah bin Alwi Al-Haddad : "Kami rela Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai agama kami, dan Muhammad sebagai Nabi kami" (3x)
Imam Nawawi dalam kitabnya " Al Adzkar" meriwayatkan hadist dari kitab "Sunan At Turmudzi" dari Tsauban R.A bahwa Nabi bersabda, "Barangsiapa pada petang hari mengucapkan RADHINA BILLAHI RABBA, WABIL ISLAMI DINA, WABI MUHAMMADDIN NABIYYA, niscahya Allah akan ridha kepadanya. Abi Said Al Khurdi meriwayatkan dari Tsauban bahwa Nabi bersabda "Barangsiapa mengucapkannya maka ia akan dimasukkan ke dalam surga. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Nabi berkata kepada Abi Said, "Wahai Abi Said, barangsiapa yang rela Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai Nabinya, niscahya ia akan dimasukkan ke dalam surga". Disebutkan dalam hadist lainnya bahwa Nabi bersabda "Barangsiapa mengucapkan Radhina billahi Rabba, wabil Islami dina, wabi Muhammaddin Nabiyya berarti ia telah merasakan kelezatan iman"

Semoga kisah nyata ini memberikan kiat semangat hidup dan selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan dzikir. Sekian informasi dari saya, mohon maaf atas segala kesalahan dalam mengetik. Barakallahufikum.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb..

Tata Cara Umum Sholat Bagi Yang Bepergian (musafir)

Cara Sholat Bagi Muslim Yg Berpergian (Musafir)
A. Jama'
mengumpulkan 2 sholat dalam 1 waktu. Yang boleh digabungkan adalah Dzuhr- Ashr & Maghrib-Isya. Menurut waktunya ada dua :
1. Jama Taqdim, mengerjakan di awal, misalnya sholat Dzuhr & Ashr pada waktu Dzuhr.
2. Jama Takhir, di akhir, misalnya sholat Dzuhr dan Ashr pada waktu Ashr.
Artinya meringkas. 4 rakaat diringkas jadi 2 rakaat. Maghrib dan Subuh tidak boleh di-qasr
mengumpulkan + meringkasnya.
1. Jama Qasr Taqdim. contoh, mengerjakan sholat maghrib 3 rakaat, lalu disambung 2 rakaat untuk sholat Isya pada waktu maghrib.
2. Sholat Jama Qasr Takhir. contoh, maghrib 3 rakaat, lalu sholat isya 2 rakaat pada waktu isya.


- Untuk Jama : urutan sholat seperti biasa tak boleh terbolak balik. boleh bermakmum salah satu sholat kepada imam sholat biasa. sholat 1-nya dikerjakan sendiri atau berjamaah sesama musafir.
- setelah salam langsung berdiri untuk sholat ke-2, Imam syafii mensyaratkan dilakukan iqomah sebelum tiap-tiap sholat
- untuk qasr : Tidak boleh bermakmum kepada yang bukan musafir.
Imam Hanafi 14 hari, Imam Syafii & Maliki 3 hari. Di tempat tujuan, diperbolehkan selama mukim (3 hari) untuk melaksanakan jama qasr. Hari ke-4 sholat seperti biasa.


semoga berguna 



B. Qasr

C. Jama Qasr 
D. Syarat sah : Merupakan seorang musafir. Imam Syafii mensyaratkan minimal perjalanan berjarak 80 mil/120 km.
E. Cara melakukan : 
Jama Qasr adalah hadiah dari Allah kepada hambanya, seyogyanya seorang hamba senang menerima hadiah dari Robb-nya. Dalam sebuah riwayat, Rasul pernah menegur sahabat yang tidak mengerjakan keringanan ini dalam perjalanannya.
G. Durasi bermukim

Download Shollu pengingat waktu adzan

ownload Shollu pengingat waktu adzan secara gratis disini [ Download ]

Tips Menjadi Orang Kaya

Asslamu'alaikum, salam sejahtera bagi kita semua.

 Alhamdulillah Allah masih memberi nikmat yang berlimpah. Pada postingan kali ini saya akan memberi kalian semua tips untuk menjadi orang kaya.

Tips pertama :

Cara yang pertama adalah yakinkan diri Anda untuk bisa menjadi orang kaya.
Lalu yakinkanlah bahwa Tuhan Anda itu adalah Allah 'Azza wa Jalla.

Tips kedua :

Selalu bersyukur terhadap apa yang di berikan-Nya.
Jangan pernah mengeluh atas apa yang di berikan-Nya. Seperti pada Firman-Nya Q.S Ibrahim ayat 7 : "Laa insyakartum Laa adzidannakum, wa laa inkafartum inna 'adzabi lasyadid" artinya "Sesungguhnya jika kalian bersyukur niscahya Aku akan melimpahkan nikmat untuk kalian, dan apabila kalian berkufur sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"
Berdo'alah dengan khusyuk, dan yakinlah bahwa Allah akan mengabulan do'a Anda, karena "Innallaha Laa yukhliful mi'ad" artinya "Ssesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janji"
Berdo'alah dengan meminta agar anda di jadikan orang yang pandai mesyukuri nikmat.
Jangan sekali kali kufur akan nikmat-Nya.
Bacalah Basmalah setiap kali Anda berdo'a (Insya Allah do'a anda akan terkabul).

Tips ketiga :
Jika Anda sudah mendapat apa yang anda inginkan, janganlah anda menjadi sombong, ucaplah Alhamdulillah setiap kali anda mendapat berkah.
Janganlah anda berpuas diri atas apa yang anda dapatkan, ingatlah asal mula anda sebelum anda menjadi kaya.
Sisakanlah rizky anda untuk orang-orang yang membutuhkan.

Tips di atas terbukti sangat ampuh menurut agama Islam. Jika usaha anda berhasil jangan lupa ucap Alhamdulillah, namun jika anda gagal, mungkin anda harus lebih mensyukuri nikmat-Nya. Dan saya mengimbau agar Anda jangan menggunakan jalan pintas untuk mencapai kekayaan dengan cara klenik.
Demikian tips dari saya, semoga bermanfaat. Amiin...
Wassalamu'alaikum.. :)