Ibadah Kabut


Bambang Widiatmoko
Setelah lelah melafalkan doa
Angin Eropa membekukan kepala
Bukit batu di luar jendela
Tak lagi bercahaya
Seribu malaikat seakan tiba
Menggoyang-goyangkan pohon kurma
Dengan wajah kusut
Keluar dari bau selimut
Bibirmu bersungut
Janji yang lupa dipungut
Biarlah menjadi larut
Dalam ibadah yang berkabut

Mina


Bambang Widiatmoko
Menjelang senja sampailah di Mina
Padang pasir berubah menjadi lautan tenda
Bukit berjejal penuh umat berdiam di udara terbuka
Jalan raya berubah menjadi sungai manusia
Mengalir menuju kesempurnaan hidup yang didamba
Malam pun tiba, tapi miskin cahaya
Dalam gelam berjalan menyusuri jejak Muhammad
Jalan menuju keyakinan hidup berakhir surga
Seperti menjejalkan 49 kerikil di kantung celana
Melempar setan-setan yang mengencingi sukma

Benci Yang Merindu


Anindya Puspita
Hujan malam ini membawaku kepada
sehelai kontemplasi
Mencumbui kemarau hati ini
Merobek kembali luka yang telah usang
Kau, tertuduk lunglai ditemani hujan di bawah kelopakmu
Lemas mendekati mati suri
Kemudian mengeja masa lampau
Mengharap redam akan tersinggahi jiwa nan sangsi
Kembali menata serpihan kenangan
Merangkai kembali sebagai cermin diri

Jabbal Rahmah : Ujung Cakrawala



Achmad Charris Zubair
Adam dan Hawa
Turun ke bumi
Terusir dari surga
Sesudah menikmati buah khuldi
Adam berjalan terseok ke ufuk barat
Di tempat tenggelam matahari
Hawa melangkah tertatih ke ufuk timur
Di tempat terbit matahari
Keduanya mengayunkan kaki menuju cakrawala
Yang disangka menjadi tempat bertautnya
Bumi dan langit
Tempat dimana akhir perjalanan
Tempat dimana keduanya berharap
Bertemu belahan jiwanya
Besua kutub magnet tubuhnya
Yang dikangeninnya sejak lama
Adam dan Hawa
Melangkah menuju cakrawala
Dengan rasa kangen yang mampat
Dengan asa yang pekat
Adam tak pernah bertemu malam
Karena maahari tak kunjung terbenam
Hawa tak pernah bertemu terang
Karena matahari tak kunjung datang
Ujung kembara semakin terasa
Semakin menjauh
Karena cakrawala
Hanyalah keterbatasan pandangan
Bumi dan langit
Tak pernah bertaut dan
Tak mungkin berpagut
Adam sampai di ujung palig barat dunia
Hawa tiba di ujung paling timur dunia
Adam dan Hawa sangat berduka
Melelehkan air mata
Karena keduanya mengira tak akan lagi ada asa
Untuk bersua dengan kutub magnet tubuhnya
Dengan belahan jiwanya
Adam dan Hawa
Merasa tidak mungkin bertemu
Dan merasa tidak mungkin mempertautkan jiwa
Seperti bumi dan langit
Yang tak mungkin saling berpagut
Di Cakrawala
Padahal sesungguhnya
Adam dan Hawa
Tidak berada di tempat terpisah dan berbeda
Mereka berada pada titik tempat yang sama
Di bukit cinta
Tempat bersemi kasih sayang
Jabbal Rahmah
Adam dan Hawa
Akan bersua dan saling bertaut
Kalau bersedia saling mengalah
Untuk memalingkan muka
Meluruhkan kesombongan untuk
Tidak saling beradu punggung
Dan saling membelakangi satu sama lainnya
Membalikkan tubuh
Memalingkan muka
Pertautkan belahan jiwanya
Pertemukan kutub magnet tubuhnya
Di Jabbal Rahmah
Ujung Cakrawala

Download AM-Allahumma Sholli'alal Musthofa

Download lagu religi dari Ahbaabul Musthofa - Allahumma sholli'alal musthofa secara gratis [ Download ]

Keadaan Neraka

 Sahabat Se-Iman, kita tentu sudah memiliki gambaran bagaimana keadaan neraka di alam sana. Tapi bagaimana keaadaan neraka yang sebenarnya, tentu kita belum mengetahuinya.



Diriwayatkan daripada Umar bin Al-Khatab ra. Bahwa Jibril datang berjumpa Rasulullah S.A.W. bukan di waktu Ia selalu datang.
Rasulullah menghampiri Jibril dan berkata :"Hai Jibril, mengapa wajahmu berubah?"
Jawab Jibril :"Aku diperintahkan datang untuk menerangkan tentang semburan api neraka"
Rasulullah berkata :"Terangkan kepadaku tentang keadaan Neraka Jahannam"
Jawab Jibril :"Sesungguhnya Allah memerintahkan agar Jahannam dinyalakan apinya selama 1000 tahun, sehingga berubah warnanya menjadi putih. Kemudian diperintahkan supaya dinyalakan apinya 1000 tahun lagi, lalu apinya menjadi merah. Setelah itu diperintahkan supaya dinyalakan selama 1000 tahun lagi, maka apinya menjadi hitam pekat dan tidak padam-padam. Demi Tuhan yang mengutusmu dengan kebenaran, sekiranya salah seorang dari penjaga-penjaga neraka ini diutuskan ke bumi ini, niscahya matilah semua manusia karena bodoh dan baunya terlalu busuk. Demi Tuhan yang mengutusmu dengan kebenaran, jika satu lingkaran daripada rantai neraka di letakkan di atas sebuah gunung, maka tembuslah gunung itu hingga ke dasar bumi yang paling bawah sekali"

Rasulullah berkata :"Nasib baik aku tidak mati karena pecah jantung mendengar keteranganmu ini"
Rasulullah melihat Jibril menangis dan beliau turut menangis sambil berkata :"Mengapa engkau menangis, sedangkan kedudukan engkau begitu rupa di sisi Allah S.W.T ?"

dan Jibril menjawab :"Bagaimanakah aku tidak menangis, malah akulah yang lebih berhak untuk menangis, kerana siapa yang tahu tentang keadaanku dalam ilmu Allah tidak seperti yang aku ketahui. Saya tidak tahu adakah saya akan mengalami cobaan seperti iblis, sedangkan iblis itu adalah golongan Malaikat. Dan aku tidak tahu apakah aku akan mengalami apa yang dialami oleh Malaikat Harut dan Malaikat Marut."

Kemudian keduanya terus menangis sehingga datanglah seruan dari langit yang berbunyi :"Wahai Jibril, wahai Muhammad, sesungguhnya Allah Azza Wajalla telah menjamin engkau berdua tidak akan durhaka"

Lalu Jibril naik ke langit dan Rasulullah s.a.w melanjutkan perjalanan Beliau, sehingga Beliau berjumpa dengan sekelompok orang-orang Ansar yang sedang bermain dan tertawa. Lalu Rasulullah berkata kepaada mereka :"Mengapa kamu tertawa, sedangkan di belakang kamu Neraka Jahannam. Sekiranya kamu tahu apa yang aku tahu, niscahya kamu akan tertawa sedikit dan banyak menangis, kamu tidak akan makan dan tidak minum, malah kamu akan pergi ke tempat yang tinggi untuk memohon dan meminta pertolongan Allah S.W.T"

Sahabat, begitu mengerikannya keadaan Neraka yang telah dituliskan di atas. Marilah kita berlomba lomba dalam mencari pahala, dan jangan sampai kita semua masuk ke dalam neraka Jahannam dan neraka neraka lainnya. Amin Allahumma Amin.

Cewek Jogja Muslimah

Cewek Jogja Muslimah
Keyword Cewek Jogja mungkin bagi sebagian orang di anggap sebagai hal-hal yang berbau negatif, prostitusi, dan hal-hal negatif lainnya. Makanya di Komunitas Blogger Jogja sekarang sedang gencar-gencar nya merubah pandangan orang terhadap keywords tersebut. Melalui gerakan KBJ Peduli Konten Positif semoga dapat merubah pandangan kebanyakan orang orang yang kurang benar itu.

Jogja sedari dulu memang terkenal dengan sebutan kota pelajar, kota wisata, kota kuliner, dan kota budaya. Pendapat itu memang tidak salah, namun di samping itu sebenar nya Jogja juga bisa disebut dengan Kota Santri/Santriwati. Karena di Jogja juga banyak pondok-pondok pesantren cewek maupun cowok yang tak kalah mutunya dengan ponpes ponpes di Jawa Timur. Jadi anggapan bahwa cewek jogja itu merupakan cewek cewek muda yang kurang baik itu saya nyatakan sebagai KESALAHAN BESAR. Sebenarnya, cewek jogja itu memang ada yang berkelakuan negatif, TAPI cewek jogja yang berkelakuan POSITIF juga lebih banyak.

Para cewek jogja yang menjadi santriwati merasa bangga bahwa dirinya menjadi Muslimah, berkelakuan baik, sopan, alim dan menggunakan busana yang enak di pandang. Apalagi ini bulan Ramadhan. Dan biasanya pada saat-saat bulan Ramadhan seperti ini, banyak Muslimah-muslimah muda jogja yang menggelaar kegiatan sosial yang positif. Seperti megadakan lomba-lomba bernuansa Islami, mengadakan Majelis Ta'lim dan kegiatan sosial keagamaan lainnya.

Jadi, anggapan bahwa keyword cewek jogja itu adalah negatif, saya tekankan lagi bahwa pendapat itu SALAH BESAR. Buktinya, cewek jogja yang muslimah jumlahnya lebih banyak daripada cewek jogja yang berkonotasi negatif.